Linux Rasa Indonesia
Unduh Linux Rasa Indonesia

Aku dan Linux Ubuntu


Semua distro linux memiliki daya tarik bagi penggunanya.. sempat ada diskusi/pertanyaan, "kenapa pake linux..?? apa sih yang menarik dari linux ubuntu..??". Pendapat saya : Awalnya saya cuma pingin coba-coba sesuatu yang baru, sekalian belajar sistem operasi lain selain windows...

Bersama Anak Pinguin (sekarang doi dah jadi fedora user) pernah coba pake Slax dan Slackware, tapi live CD teruuss.... soalnya mau install langsung di kompi/lapie waktu itu kami masih takut (maklum, masih anak-anak), selain text based dan settingan yang banyak untuk masuk ke GUI, juga belum ketemu / kenal sama teman pengguna linux yang lainnya di Jambi... sampai suatu ketika saya berkenalan :"> dengan a3m-nix, doi juga pengguna ubuntu, yang sekarang sama-sama bergabung di KPLI-Jambi / Komunitas Linux Jambi (KLJ).. sejak saat itu lah saya putuskan untuk meng-install langsung linux ubuntu di lapie, soalnya ada teman tempat bertanya langsung dan share knowladge di dunia nyata.. hahaha....

Dari yang awalnya cuma coba-coba itulah yang akhirnya membuat saya menjadi ketagihan menggunakan linux ubuntu,... kelebihannya yang signifikan setahu saya yaitu dukungan dari forum yang luar biasa banyak, gratis, dan terfokus pada OS tersebut saja, jadi solusi mudah di cari setiap kali ada masalah. serta penambahan program aplikasinya yang mudah di cari...

Tampilannya pun sangat memukau seperti yang kata bro a3m-nix "Efek Desktopnya itu loh, Yakiiiiin dah, kereeeen abissssss, bisa muter2 dlsb :D".. hehe... bahkan bisa lebih keren bila lebih kreatif... :)

Boleh dibilang sekarang 90% saya menggunakan linux ubuntu, 9% di linux fedora, dan 1% di microsoft windows (*selingkuh* soalnya diwarnet cuma ada windows ).

Di akhirul posting "i came... i saw... i hooked.... i ubuntero, ubuntista..." :))

posted via gnome-blog



Areef Dharma

Author: Areef Dharma

I'am a Linuxer, FOSS enthusiast and Internet addict.. Paling suka dengan kata-kata "freedom to learn, freedom to use, freedom to share, freedom to modify...".

blog comments powered by Disqus

Arsip Blog

SponsoredTweets referral badge Adsense Indonesia