Breaking

LightBlog

26 September 2009

Jangan Bersedih........!! (Lâ Tahzan)

La Tahzan..!!.. Kebahagiaan ditentukan oleh hati, iman, dan ketaatan kepada Sang Pencipta.
Hati adalah tempat untuk melihat Tuhan. Apabila keyakinan telah bersemayam di dalam hati, maka kebahagiaan akan muncul, dan kedamayan serta keteduhan akan mengalir di dalam jiwa. Setelah itu, kebahagiaan akan meluap, tidak hanya dirasakan oleh diri sendiri, tetapi mampu membias pada diri-diri yang lain. Demikianlah, kebahagiaan akan menempati ruang mana saja: di bukit-bukit; lembah-lembah; termasuk di atas pepohonan, tergantung kepada kondisi hati orang yang berada di sana.

Don't be sad..!!.. Kebahagiaan bukan ditentukan oleh waktu dan tempat.
Seorang cendekiawan berkebangsaan Inggris berkata,
Adalah memungkinkan bagimu--apabila engkau ditahan di dalam sebuah penjara--untuk tetap tersenyum sembari melihat ke angkasa; atau mengeluarkan setangkai bunga dari saku bajumu lalu menciumnya; ataupun bercengkerama dengan sesama tahanan. Dan memungkinkan juga bagimu--bilamana engkau sedang berada di istana yang megah--untuk berkeluh-kesah, marah, dan jengkel terhadap urusan rumah, keluarga, dan harta yang engkau miliki.


Ngutip dari cover buku yang berjudul Lâ Tahzan karangan Dr. 'Aidh Abdullah Al-Qarni.. hehe...

Tidak ada komentar:

Adbox